- Kolaborasi Alumni Angkatan 81 SMA Negeri Makassar Buahkan Kebahagian
- Warga Cukup Antusias Padati Lapangan Cendana Residence Shalat Idul Fitri 1447 H
- Sebuah Kolaborasi yang Cantik, Undang Ratusan Warga Buka Puasa Bersama di Popanda
- Sinjai Maju Selangkah Lagi, Maraja Convention Centre Mulai Dioperasikan
- Ciri Fisik Penduduk Syurga Bentuk Tubuhnya Halus Cantik dan Tampan
- Andi Muhammad Mappanyuki Tegaskan Haram Hukumnya Menerima Ongkos Politik
- Luar Biasa, Warga Dusun Bangkala Kabupaten Gowa Cor Jalan Berlubang tanpa Bantuan Pemda
- Banyak Manusia di Dunia, Sering Melalaikan Dua Nikmat Tuhan yang Diberikan
- Panitia Pembangunan Pendopo Makam Karaeng Galesong di Malang Temui Ambarala
- Gubernur Andi Sudirman Tepati Janji, Ruas Jalan Tanabatue - Sinjai Bakal Mulus
Yayasan Sosial Petta Ambarala Jaring 4 Putra Asal Sinjai Mengikuti Kuliah Gratis di Makassar

Intiberita- Empat putra asal Sinjai yang tergolong tidak mampu orang tuanya menyekolahkan anaknya untuk menuntut ilmu di perguruan tinggi mendapat perhatian dari Yayasan Sosial Petta Ambarala untuk digratiskan kuliahnya.
Yayasan yang memiliki misi sosial berdomisili di Gowa ini dalam.programnya mengupayakan agar anak yang putus sekolah yang terbilang orang tuanya miskin sengaja dijaring untuk dikuliahkan gratis.
" Ini program kami tahun ini mengupayakan agar orang tua yang tak mampu menyekolahkan anaknya di perguruan tinggi tanpa harus berpikir biaya yang dikeluarkan, kami upayakan agar tetap kuliah gratis dan menjadi orang pintar di bidangnya," tutur Ketua Yayasan Sosial Petta Ambarala Hasan Basri Ambarala ketika ditemui wartawan
Baca Lainnya :
- Makassar Juara 1 Stand Terbaik Expo 2021 di Yogyakarta0
- Gedung Kuliah UNIPO Boalemo Diperkirakan Bakal Runtuh0
- Menyambut Hari Jadi Sulsel ke 352 Biro Umum Undang Staf Ahli Gubernur Sarapan Pagi0
- Danny Sebut Smart City Solusi di Tengah Pandemi di Hadapan Walikota se Indonesia0
- Sekprov Hayat Gani Lantik Perempuan Indonesia Maju0
Menurut dia, tahun ini pihaknya menjaring di Sinjai orang yang kategori tidak mampu untuk dikuliahkan gratis. Dan proses penjaringannya sangat selektif karena harus benar benar tercatat keluarga miskin.
Bahkan kata dia lagi, 4 orang yang terpilih ini bukan saja tercatat orang miskin tapi tempat tinggal mereka juga disurvei sebelumnya apakah mereka layak dikatakan orang tak mampu alias miskin.
" Mereka yang kami kuliahkan tahun ini mulai dari uang kuliah dibayarkan sampai selesai sarjana. Bahkan biaya hidup mereka juga kami upayakan setiap semester. Pokoknya mereka dituntut untuk belajar serius saja sampai sarjana," ujar Ambarala.
Yayasan Sosial Petta Ambarala yang berkedudukan di Gowa ini, hampir setiap tahun melakukan penjaringan untuk kuliah gratis. Tahun lalu Gowa mendapat jatah dan tahun ini dipilih Kabupaten Sinjai menjadi priorotas utama yang dijaring dari 4 kecamatan orang tergolong tidak mampu yang ada di daerah itu.(ib)










