- Kolaborasi Alumni Angkatan 81 SMA Negeri Makassar Buahkan Kebahagian
- Warga Cukup Antusias Padati Lapangan Cendana Residence Shalat Idul Fitri 1447 H
- Sebuah Kolaborasi yang Cantik, Undang Ratusan Warga Buka Puasa Bersama di Popanda
- Sinjai Maju Selangkah Lagi, Maraja Convention Centre Mulai Dioperasikan
- Ciri Fisik Penduduk Syurga Bentuk Tubuhnya Halus Cantik dan Tampan
- Andi Muhammad Mappanyuki Tegaskan Haram Hukumnya Menerima Ongkos Politik
- Luar Biasa, Warga Dusun Bangkala Kabupaten Gowa Cor Jalan Berlubang tanpa Bantuan Pemda
- Banyak Manusia di Dunia, Sering Melalaikan Dua Nikmat Tuhan yang Diberikan
- Panitia Pembangunan Pendopo Makam Karaeng Galesong di Malang Temui Ambarala
- Gubernur Andi Sudirman Tepati Janji, Ruas Jalan Tanabatue - Sinjai Bakal Mulus
Waspada Politik Uang, Bawaslu Sinjai Singgung Pemilih Cerdas dan Sumbu Pendek

Intiberita, Sinjai- Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sinjai intens melakukan Sosialisasi Pendidikan Pemilih. Kali ini, sosialisasi ditujukan kepada kelompok nelayan.
Sosialisasi pendidikan pemilih untuk kelompok nelayan yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Sinjai Utara dibuka lansung oleh Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) KPU Sinjai, Supratman, Sabtu (22/6/2024) siang.
Supratman menyampaikan bahwa tujuan sosialisasi ini dilakukan untuk
Baca Lainnya :
- Mobil Truk Membawa Sembako Terbalik Masuk ke Halaman Rumah di Gowa0
- Sibuk Berkegiatan Diluar Kantor, Kadis Pendidikan Kota Makassar Tetap TTD Dimanapun Berada0
- Usai Tunaikan Qurban, Malam Hari Warga Cendana Residence Santap Konro Bersama0
- Satpol PP Tertibkan Alat Peraga, PJ Bupati Sinjai Dinilai Berlebihan0
- Warga Jl Beringin Tombolo Inisiatif bersama Kerja Bakti Bersihkan Drainase.0
memberikan informasi masyarakat atau para nelayan agar berpartisipasi dalam pemilihan kepala daerah pada 27 November 2024 mendatang.
“Kita berharap mereka menggunakan hak pilihnya pada Pilkada Sinjai serta
meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan kesadaran Pemilih tentang Pemilihan berkelanjutan dan berkesinambungan,” ujarnya.
Menurutnya, pendidikan pemilih terus dilakukan dalam upaya membangun kesadaran tentang hak dan kewajiban pemilih dihadapan negara dengan sistem demokrasi.
Ditempat sama, Ketua Bawaslu Sinjai, Arsal Arifin yang menjadi Narasumber dalam kegiatan sosialisasi tersebut menekankan agar pemilih jangan sampai tergoda dengan money politik.
Sebab, salah satu permasalahan sesungguhnya adalah pemilih saat ini memiliki sifat pragmatis. Termasuk, dengan karakter atau tingkat kecerdasan pemilih yang kurang.
Banyak yang masih tergoda untuk menukarkan suaranya dengan senilai uang meski tidak memikirkan apa sih yang menjadi capaian calon selama ini untuk membangun daerahnya.
“Pemilih bersumbu pendek, rata-rata melakukan transaksional hingga tembus ratusan ribu rupiah untuk mengadaikan suaranya tanpa memikirkan kinerja yang dilakukan oleh para calon,” bebernya.
Dibandingkan dengan pemilih cerdas, Arsal mengungkapkan dengan uang senilai itu dianggap sangat murah sebab kepentingan mensejahterakan dan membangun daerah lebih mulia untuk 5 tahun kedepan tanpa harus menerima transaksi berupa uang.
“Masyarakat diharapkan pada Pilkada Sinjai ini menjadi sarana mengevaluasi pemimpin kita tanpa melakukan money politik. Memilih dengan mandiri serta mencari pemimpin yang amanah 5 tahun kedepan di Sinjai,” ungkapnya.
Pada kesempatan itu juga, Pemerintah Kecamatan, KPU dan Bawaslu Sinjai
mengajak para peserta sosialisasi untuk menyatakan siap datang ke TPS, dan ikut mengajak keluarganya menggunakan hak suaranya pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel serta Bupati dan Wakil Bupati Sinjai.hasanuddin










