- Kolaborasi Alumni Angkatan 81 SMA Negeri Makassar Buahkan Kebahagian
- Warga Cukup Antusias Padati Lapangan Cendana Residence Shalat Idul Fitri 1447 H
- Sebuah Kolaborasi yang Cantik, Undang Ratusan Warga Buka Puasa Bersama di Popanda
- Sinjai Maju Selangkah Lagi, Maraja Convention Centre Mulai Dioperasikan
- Ciri Fisik Penduduk Syurga Bentuk Tubuhnya Halus Cantik dan Tampan
- Andi Muhammad Mappanyuki Tegaskan Haram Hukumnya Menerima Ongkos Politik
- Luar Biasa, Warga Dusun Bangkala Kabupaten Gowa Cor Jalan Berlubang tanpa Bantuan Pemda
- Banyak Manusia di Dunia, Sering Melalaikan Dua Nikmat Tuhan yang Diberikan
- Panitia Pembangunan Pendopo Makam Karaeng Galesong di Malang Temui Ambarala
- Gubernur Andi Sudirman Tepati Janji, Ruas Jalan Tanabatue - Sinjai Bakal Mulus
Presidium Sinjai Geram Ingatkan Pj Bupati, Soal Angka Kemiskinan Melonjak Fantastis

Sinjai, Intiberita -- Setelah mengalami penurunan drastis selama lima tahun terakhir, angka kemisknan di Kabupaten Sinjai, tampak kembali melonjak dengan angka fantastis.
Hal ini diungkapkan Presidium Sinjai Geram Sinergi Jaringan Independen Gerakan Rakyat Menggugat Kabupaten Sinjai, Awaluddin Adil pada Senin (19/12) setelah melihat tingkat perkembangan data kemiskinan yang telah dipublis oleh Badan Pusat Statistik Kabupaten Sinjai selama lima tahun dengan data yang dirilis Kepala Dinas Sosial pada berbagai media.
Menurut Awaluddin, data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2018 silam, angka kemiskinan di Kabupaten Sinjai hanya sebanyak 22.048 jiwa (9,28 %) dari jumlah penduduk Kabupaten Sinjai, kemudian turun menjadi 22.027 (9,14%) pada tahun 2019.
Baca Lainnya :
- Terungkap Pendapatan Asli Daerah Sinjai Minim, Hanya Rp 100 Miliar0
- Saefuddin Manda Berhasil Gagas Kemah Pramuka di Sinjai Selatan0
- Tahun ini, 301 Warga Binaan Rutan Pangkep Dapat Remisi0
- Fungsi kan molen, Tim Satgas TMMD Reguler ke-117 di Takalar Bekerja Keras0
- Pembangunan MPP Sinjai Ditarget Rampung Agustus 20230
Tahun 2020, juga terjadi penurunan menjadi 22.006 ((9%), dan tahun 2021 menjadi 21.069 (8,84%), disusul tahun 2022 menjadi 21.067 (8,80%), hingga pada Maret 2023 tersisa padaangka 21.014 jiwa (8,55%).
Dijelaskan, penurunan angka kemiskinan dalam lima tahun tersebut, yang diakui banyak pihak sebagai salah satu prestasi tersendiri dari kinerja pemerintah daerah Kabupaten Sinjai dibawah kepemimpinan Bupati Andi Seto Gadhista Asapa dan Wakil Bupati, Hj. Andi Kartini Ottong.
Namun patalnya, ketika akhir tahun 2023 ini, dikutip dari berbagai media, Kepala Dinas Sosial mengungkapkan angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Sinjai sebesar 72.743 jiwa, terang Awaluddin.
Menurutnya, angka tersebut menunjukkan adanya lonjakan kenaikan sebesar 51.729 jiwa dari angka kemiskinan versi BPS pada per Maret 2023 yang hanya sebanyak 21.014 jiwa.
Meskipun dalam hitungan beberapa hari kemudian, juga melalui berbagai media Kadinsos mengungkapkan hasil verifikasi dan validasinya pada 67 desa yang menunjukkan adanya pengurangan jumlah angka dari 72.743 jiwa menjadi 55.098 jiwa, namun angka ini tetap tergolong tinggi dibanding data BPS., ujar Awaluddin
"Dengan angka kemiskinan sebesar 55.098 jiwa itu atau sama dengan 20,46 % dari jumlah penduduk Kabupaten Sinjai yang sebanyak 269.315 jiwa," tutur Awal.
Ia menjelaskan, Lalu persoalannya kemudian, apakah penyajian informasi dan data akan keberhasilan pemerintah daerah dalam menurunkan angka kemiskinan dalam waktu lima tahun terakhir, akan menjadi cerita fiksi belaka menyusul pertambahan angka kemiskinan ekstrem yang fantastis dalam waktu relatif sangat singkat?
Ataukah data yang telah diverivikasi itu, menjadi salah satu penyebab belum adanya gerakan dan aksi nyata pemerintah daerah dalam upaya pengurangan/penurunan angka kemiskinan, tanya awal dengan nada tegas.
Ia juga menyesalkan, hingga pada minggu terakhir tiga bulan pertama Pj Bupati Sinjai, TR Fahsul Falah menjalankan amanat negara yang salah satu program prioritasnya adalah pengentasan kemiskinan ekstrem, belum menunjukkan adanya langkah kongkrit yang mengarah kepada pencapaian program prioritas itu.
"Ketika persoalan perbedaan data ini saat saya tanyakan ke Pj Bupati, TR Fahsul Falah melalui Wa menjawab singkat "akan kita pulbaket (pengumpulan bahan dan keterangan) dulu hal dimaksud pak Awal", tutur Awaluddin
Ia mengingatkan Pj Bupati Sinjai, 8 program prioritas menanti kecepatan dan ketepatan langkah dan strategi untuk mensukseskannya, tidak terhenti hanya dengan pemasangan baliho/spanduk di semua kantor pemerintahan hingga waktu berakhir dengan kegagalan program, tandas Awaluddin. (ab)










