- Kolaborasi Alumni Angkatan 81 SMA Negeri Makassar Buahkan Kebahagian
- Warga Cukup Antusias Padati Lapangan Cendana Residence Shalat Idul Fitri 1447 H
- Sebuah Kolaborasi yang Cantik, Undang Ratusan Warga Buka Puasa Bersama di Popanda
- Sinjai Maju Selangkah Lagi, Maraja Convention Centre Mulai Dioperasikan
- Ciri Fisik Penduduk Syurga Bentuk Tubuhnya Halus Cantik dan Tampan
- Andi Muhammad Mappanyuki Tegaskan Haram Hukumnya Menerima Ongkos Politik
- Luar Biasa, Warga Dusun Bangkala Kabupaten Gowa Cor Jalan Berlubang tanpa Bantuan Pemda
- Banyak Manusia di Dunia, Sering Melalaikan Dua Nikmat Tuhan yang Diberikan
- Panitia Pembangunan Pendopo Makam Karaeng Galesong di Malang Temui Ambarala
- Gubernur Andi Sudirman Tepati Janji, Ruas Jalan Tanabatue - Sinjai Bakal Mulus
Ajukan Pinjaman 110 M, Pemkab Maros Jadi Sorotan

Intiberita, Maros -- Koordinator Celebes Law and Transparancy (CLAT), Fahmi Sofyan mengkritik Pemerintah Kabupaten Maros yang kembali mengajukan pinjaman ke PT Sarana Multi Infrastruktur sebesar 110 miliar rupiah.
Pihaknya menyorot sangat tajam jika Pemda Maros sepertinya tidak belajar dari pengalaman, jika tahun kemarin mengalami defisit anggaran sehingga sedikit mengacaukan alur APBD tahun ini dan itu pasti akan membebani dalam beberapa tahun.
Dikatakan, kali ini Pemerintah Daerah Kabupaten Maros mengajukan pinjaman ke PT. Sarana Multi Infastruktur (Persero), sebesar Rp. 110 Milliar. Peminjaman ini digadang untuk menunjang Infastruktur. Dimana diperuntukkan pembangunan Rumah Sakit tipe D di Kecamatan Camba dan pembangunan Pasar Sentral Turikale.
Baca Lainnya :
- Musim Penghujan Tiba, Kelurahan Pannambungan Adakan Sabtu Bersih Pembersihan Selokan0
- Sulianti Murad Berpotensi Maju Calon Bupati Banggai 20240
- Anniversary 4 Sulsel King Club (KSSI), Club FKS Ikut Serta Rayakan0
- Corona Membuat Alamsyah Bisnis Putu Pesse di Sinjai0
- Partai Hanura Cabang Sinjai Dipastikan Lolos Verifikasi Faktual0
Menurut Sofyan, pada dasarnya apa yang diinginkan Pemkab maros untuk membangun Rumah Sakit tipe D khususnya dan Pasar itu baik, namun harus lihat efektifitasnya.
"Ini terkesan terlalu dipaksakan untuk menggenjot infrastruktur,. Rumkit La Palaloi saja pelayananya masih perlu di evaluasi. Sampai sekarang masih banyak pasien yang suka mengeluhkan di sana," tutur Fahmi Sofyan.
Dia juga menyoroti, persoalan Pasar Turikale, sangat disesalkan karena tanpa ada dana dipersiapkan sebelumnya bangunan pasar itu diratakan.
" Kenapa bukan Pasar Panaikang yang sudah terbangun diresmikan oleh Presiden Jokowi itu menjadi solusi yang bagus untuk menjadi pusaran ekonomi sehingga tidak terlalu banyak memakan biaya. Bukan membangun pasar lagi dengan meminjam uang sehingga rakyat terbebani lagi, tandas Fahmi Sofyan dengan nada tegas.
Diperoleh informasi jika Pemkab Maros sendiri melalui bupatinya di depan dewan meyakinkan pinjaman dana ini sangat bisa membantu pelaksanaan pembangunan di wilayahnya.(ist/**)










